Konverter Angka Romawi — Encode & Decode Angka Romawi
Referensi Angka Romawi
| Angka Romawi | Nilai | Keterangan |
|---|---|---|
| I | 1 | Simbol dasar |
| V | 5 | Simbol dasar |
| X | 10 | Simbol dasar |
| L | 50 | Simbol dasar |
| C | 100 | Simbol dasar |
| D | 500 | Simbol dasar |
| M | 1000 | Simbol dasar |
| IV | 4 | Notasi subtraktif |
| IX | 9 | Notasi subtraktif |
| XL | 40 | Notasi subtraktif |
| XC | 90 | Notasi subtraktif |
| CD | 400 | Notasi subtraktif |
| CM | 900 | Notasi subtraktif |
Aturan Utama: Notasi subtraktif digunakan ketika angka romawi yang lebih kecil muncul sebelum yang lebih besar. Hanya I, X, dan C yang dapat digunakan sebagai angka subtraktif, dan hanya sebelum dua nilai yang lebih tinggi berikutnya (I sebelum V atau X, X sebelum L atau C, C sebelum D atau M).
Frequently Asked Questions
Berapa angka terbesar yang dapat direpresentasikan dalam angka romawi?
Angka terbesar yang biasanya dapat direpresentasikan dalam angka romawi standar adalah 3.999 (MMMCMXCIX). Keterbatasan ini ada karena tidak ada simbol standar untuk angka 4.000 ke atas dalam notasi angka romawi klasik.
Mengapa angka romawi menggunakan notasi subtraktif seperti IV untuk 4?
Notasi subtraktif dikembangkan untuk menghindari penulisan empat simbol identik berturut-turut, membuat angka lebih kompak dan mudah dibaca. Misalnya, IV (4) lebih sederhana daripada IIII, dan CD (400) lebih rapi daripada CCCC.
Apa kesalahan paling umum saat menulis angka romawi?
Kesalahan umum termasuk menggunakan notasi subtraktif secara salah (seperti menulis IC untuk 99 bukannya XCIX), mengulang simbol lebih dari tiga kali berturut-turut, dan menempatkan angka kecil sebelum angka besar dengan tidak tepat.
Di mana angka romawi masih digunakan saat ini?
Angka romawi umumnya digunakan pada jam dinding, tanggal hak cipta film, bab buku, acara olahraga (seperti Super Bowl LVII), dokumen formal, dan prasasti arsitektur. Mereka juga digunakan dalam kerangka tulisan dan untuk menunjukkan raja dan paus.